Senada dengan Kustaji, Wakil Ketua Bambang juga mengingatkan para pemilik media lokal untuk segera melengkapi berkas administrasi.
"Ke depan, kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta pasti akan menanyakan legalitas. Melalui SMSI, kita akan bantu arahkan proses pendataan media agar tersertifikasi," pungkasnya.
Rapat kerja tersebut diakhiri dengan agenda pendataan ulang media anggota dan pembagian tugas divisi bagi para kader muda dan direktur media baru yang bergabung.
Dengan nakhoda baru, SMSI Bojonegoro optimistis mampu menghadapi tantangan media digital dan memerangi hoaks melalui jurnalisme yang sehat dan berbadan hukum. (***)
Artikel Terkait
Kepala Samsat Soekarno Hatta Bandung Dinonaktifkan, Dedi Mulyadi Tegaskan Aturan Harus Dipatuhi
Retakan Tol Cisumdawu Picu Pengalihan Arus Bandung–Cirebon, Kendaraan Keluar Lewat GT Paseh
Arab Saudi Memandang Kesepakatan AS-Iran sebagai Potensi Pengkhianatan Strategis
Sempat Viral Pelajar SD Terpencil di Sulteng Berenang ke Sekolah, Kini Jembatan Dibangun
Ingat! ASN WFH Hari Ini 10 April 2026 Kecuali Sektor Strategis, Sukseskan Gerakan Hemat Energi
Tak Semua ASN Boleh WFH Hari Ini 10 April 2026, Ini Daftarnya
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp 11.500 per Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
UICI Gelar Wisuda Kedua Pada 22 April 2026, 55 Lulusan Siap Berkontribusi di Era Digital
Kebebasan Pers Terancam: Koalisi Jurnalis dan Akademisi Kecam "Pembredelan Digital" oleh Komdigi
Dari Senjata ke Algoritma: USAHID Kupas Perang Modern dan Perebutan Kebenaran di Era AI