Hama merupakan salah satu indikator yang merugikan bagi unggas satu ini. Hama dapat menyebabkan ayam kampung menjadi tidak berkualitas, tidak sehat, atau mudah mati. Oleh karena itu, Anda dapat melakukan difumigasi dengan disinfektan sebanyak tiga kali.
3. Pemilihan Bibit
Pemilihan bibit ayam kampung adalah salah satu faktor penting keberhasilan ternak ayam kampung. Anda dapat memilih bibit yang berkualitas, seperti bibit yang aktif, gemuk, bulu yang berkilau, dan tidak cacat. Anda juga dapat membeli Day Old Chicken (DOC) atau ayam yang berusia di bawah 10-14 hari.
Baca Juga: Bolu Susu Lembang Bagikan 10.000 Box untuk Jamaah, Veteran dan Disabilitas di Al Jab
4. Pakan Ayam Kampung
Pakan merupakan salah satu indikator penting dalam budidaya ayam kampung. Anda dapat memberi pakan dengan kadar protein sebanyak 21% untuk ayam kampung usia 0-2 minggu. Sementara itu, ayam kampung usia 2-2 minggu diberi pakan dengan kadar protein sebesar 16%. Dengan demikian, produktivitas ayam kampung akan tetap terjaga.
5. Faktor Keberhasilan Budidaya Ayam Kampung
Faktor keberhasilan ini terdapat pada pakannya. Anda dapat mengeluarkan biaya sebesar 60-70% hanya untuk pakan ayam kampung. Oleh karena itu, Anda dapat membiarkan ayam berkeliaran di luar kandang atau pekarangan rumah. Hal ini dapat menghemat biaya pakan. Tenang saja, ayam kampung dapat bertahan dengan pakan dan kandungan nutrisi rendah.
Inilah beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam budidaya ayam kampung. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar karena ayam kampung dapat beradaptasi dengan lingkungan dan nutrisi pakan yang rendah.***
Artikel Terkait
Budidaya Ayam Kampung dengan Modal Kecil
Tips-Tips Memilih Bibit yang Berkualitas untuk Bisnis Ternak Ayam
Keunggulan Usaha Ayam Kampung
Tips Beternak Ayam Pedaging Termudah, Dijamin Berhasil dan Meraup Keuntungan
Gampang Banget, Ini Empat Cara Ternak Ayam untuk Pemula