BANDUNG NEWS - Pemula atau yang baru mau berniat coba bisnis di bidang ternak, budidaya ayam kampung bisa menjadi salah satu solusi.
Anda bisa melakukannya kapan saja dan tidak terlalu mengocek modal besar karena ternak ayam kampung tidak terlalu ribet.
Yang jelas keinginan kuat yang bisa menjadikan Anda sukses dalam bisnis budidaya atau ternak ayam kampung ini.
Baca Juga: Dukung Seniman Lokal, Bolu Susu Lembang Gelar Sayembara Desain Packaging Edisi Spesial
Sering dilihat bahwa ayam negeri lebih banyak beredar di pasaran, padahal sebenarnya ayam kampung nyatanya lebih diminati masyarakat.
Ayam kampung dinilai memiliki kualitas baik daripada ayam negeri. Teksturnya yang padat, rasanya yang lebih gurih, dan kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan ayam negeri, membuat masyarakat lebih menyukai ayam kampung.
Ayam kampung juga mudah dibudidayakan karena memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Berbeda dengan ayam negeri, ayam kampung dapat bertahan hidup dengan pakan dan kandungan nutrisi rendah.
Baca Juga: Gampang Banget, Ini Empat Cara Ternak Ayam untuk Pemula
Meninjau poin-poin tersebut, apakah Anda tertarik untuk memulai budidaya ayam kampung? Berikut Lima cara budidaya ayam kampung dengan modal kecil.
1. Pemilihan Lokasi dan Kandang
Dalam budidaya ayam kampung, Anda harus memperhatikan lokasi dan kandang. Kandang harus dibuat dengan bahan-bahan berkualitas agar tidak mudah rusak.
Bahan-bahan yang dapat menjadi pertimbangan untuk membuat kandang ayam, yaitu kayu, besi, baja, dan lainnya. Akan tetapi, kandang ayam dari kayu lebih dianjurkan.
Baca Juga: Profil dan Biodata Nycta Gina, Pilih Pisah Ranjang dengan Suami
Mengingat Indonesia memiliki musim hujan dan panas, kayu adalah alternatif yang tepat untuk kandang ayam. Penggunaan besi dan baja dapat membuat kandang berkarat bila terkena hujan atau cepat panas bila terkena panas.
2. Memperhatikan Faktor Hama pada Kandang Ayam Kampung