Ia juga menuturkan bahwa sistem asrama di Sekolah Rakyat membentuk kedisiplinan serta menanamkan nilai empati dan kebersamaan di antara para siswa.
“Di SR ini juga tidak ada yang memiliki status senioritas atau apa pun. Jadi semuanya sama rata. Karena di SR ini prinsipnya, cerdas bersama, tumbuh setara,” tutup Akbar.
Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berkomitmen memberikan pendidikan berasrama (boarding school) gratis dari tingkat SD sampai SMA untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu. Dengan fasilitas lengkap mulai dari makanan, seragam, buku, hingga asrama, Sekolah Rakyat memberikan pendidikan berkualitas agar siswa-siswinya dapat mengejar mimpi.
Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat diharapkan membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, bahkan hingga ke perguruan tinggi, serta memiliki masa depan yang lebih baik.
Artikel Terkait
Saat Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer
Airlangga: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Gelojak Global, Jauh Beda dari Tahun 1998
Bertemu Macron, Prabowo Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan hingga Ekonomi Kreatif
Cermati Kondisi Timur Tengah, Menteri Haji: Keselamatan Jemaah Prioritas Utama
Catat! Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
Blokade AS Picu Alarm Global, Ekonom: Harga Energi Terancam Meledak
UICI dan KP2MI Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kualitas SDM Pekerja Migran
Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Johannes Rettob Raih KWP Award 2026
Diduga Atur LHP untuk Untungkan Perusahaan, Ketua Ombudsman Ditahan Kejagung
Menkeu Purbaya: IMF, Bank Dunia, dan Lembaga Investor Global Nilai Positif Kebijakan Fiskal Indonesia