BANDUNG NEWS – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat menyebut angka stunting sangat dipengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat.
Menurut Plt Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Dadi Ahmad Roswandi, kesejahteraan masyarakat akan berpengaruh terhadap pemenuhan gizi seimbang. Diketahui, selama ini gizi seimbang menjadi permasalahan dasar terbentuknya stunting.
Baca Juga: 60 Tahun Perjalanan Tas Elizabeth, Berawal dari Sepeda Kumbang
“Ketika masyarakat itu tidak sejahtera pasti akan sangat sulit untuk pemenuhan gizi seimbang di keluarganya,” ujar Dadi, Jumat 10/3/2023).
Namun demikian, kata Dadi, hal tersebut dapat diminimalisir. Salah satunya dengan tingginya pengetahuan masyarakat.
“Dengan pengetahuan semuanya bisa diatasi, karena sejatinya tidak semua makanan bergizi itu memerlukan biaya yang mahal,” sambungnya.
Dia menggambarkan, seperti protein hewani yang dibutuhkan anak maupun janin yang berada dikandungan, tidak selalu protein hewani bisa didapatkan dari salmon ataupun daging sapi semata.
Namun, lanjut Dadi, ada protein hewani ramah kocek yang bisa menjadi pilihan masyarakat seperti telur, ikan lele, nila, dan berbagai jenis protein hewani lainnya. (*)
Artikel Terkait
Cocok Buat Nongkrong, Ini 7 Alamat Cafe Favorit di Babakan Ciparay Kota Bandung
Lima Perempuan Ini Dinobatkan sebagai Wanita Inspirasi di Bidang Politik
Layak Buat Ngopi Bareng Temen, Ini 5 Alamat Warkop Babakan Ciparay Kota Bandung
Tawarkan Aneka Rasa, Berikut 5 Alamat Tempat Makan Nasgor Babakan Ciparay Kota Bandung