BANDUNG NEWS - Suasana kegiatan belajar di SMAN 1 Ciemas mendadak berubah setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara waktu dihentikan. Kebijakan ini diambil pihak sekolah sebagai respons atas beredarnya isu yang dinilai merugikan dan menyinggung para tenaga pendidik.
Penghentian sementara tersebut tidak lepas dari munculnya tuduhan yang menyebut adanya kecurangan dalam pembagian paket makanan kepada siswa. Isu ini berkembang dari kesalahpahaman sejumlah orang tua terkait sisa konsumsi yang tidak terdistribusi kepada siswa yang berhalangan hadir.
Akibatnya, sebagian guru merasa kecewa dan terpukul atas tuduhan yang dianggap tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Mereka menilai tudingan tersebut mencederai komitmen dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Kepala SMAN 1 Ciemas, Ramdan Sutana Hadi, menegaskan bahwa keputusan menghentikan sementara program ini juga bertujuan menjaga suasana kondusif di lingkungan sekolah.
“Penundaan ini salah satunya dipicu adanya fitnah dari orang tua siswa yang menyebut jatah MBG milik siswa yang tidak masuk sekolah diambil oleh guru,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa para guru justru tetap menunggu hingga jam operasional berakhir untuk memastikan apakah siswa yang tidak hadir datang mengambil haknya.
“Guru menunggu sampai jam kerja, siapa tahu siswa yang tidak masuk ada yang datang untuk mengambil, jadi tidak benar kalau makanan itu diambil oleh guru,” tegasnya.
Saat ini, program Makan Bergizi Gratis di SMAN 1 Ciemas masih dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan, sembari menunggu situasi kembali kondusif demi kenyamanan bersama antara guru dan siswa.
Artikel Terkait
Tak Semua ASN Boleh WFH Hari Ini 10 April 2026, Ini Daftarnya
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp 11.500 per Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
UICI Gelar Wisuda Kedua Pada 22 April 2026, 55 Lulusan Siap Berkontribusi di Era Digital
Kebebasan Pers Terancam: Koalisi Jurnalis dan Akademisi Kecam "Pembredelan Digital" oleh Komdigi
Dari Senjata ke Algoritma: USAHID Kupas Perang Modern dan Perebutan Kebenaran di Era AI
Resmi Nakhodai SMSI Bojonegoro, Kustaji Targetkan Semua Wartawan Anggota Lulus UKW
Para Pesilat Indonesia Siap Dukung Misi Prabowo Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade
Musyawarah ORARI Lokal Jakarta Pusat Sukses Digelar
Ikuti Saran Prabowo, Seorang Nenek Beri Nama Cucunya “Adhi Darma”
Digagas Prabowo, Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi yang Sempat Putus Sekolah dan Hobi Tawuran