bandung-raya

Dedi Mulyadi Siapkan SE Pernikahan Sederhana, Ajak Gen Z Utamakan Makna daripada Gengsi

Senin, 13 April 2026 | 20:02 WIB
Dedi Mulyadi dan seorang siswi (Youtube KDM)


BANDUNG NEWS - Upaya mengubah cara pandang generasi muda terhadap pernikahan mulai digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia berencana menerbitkan Surat Edaran (SE) yang mendorong anak muda, khususnya generasi Z, untuk lebih mengutamakan kesederhanaan dalam menggelar pernikahan.

Gagasan tersebut muncul dari keprihatinannya terhadap fenomena “pejuang mahar” yang kerap merasa terbebani oleh tuntutan pesta besar. Menurut Dedi, tidak sedikit pasangan yang memaksakan diri menggelar hajatan megah hingga melampaui kemampuan ekonomi, bahkan berujung pada utang.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Tanggapi Tantangan Wagub Kalbar, Tegaskan Tak Ingin Bandingkan Daerah

Dalam pandangannya, esensi pernikahan bukan terletak pada kemewahan acara, melainkan pada kesakralan dan keabsahan secara agama serta negara. Ia menilai, pesta yang berlangsung hanya beberapa jam tidak sebanding dengan dampak finansial jangka panjang yang harus ditanggung pasangan baru.

Pesan tersebut disampaikan langsung saat dirinya menghadiri acara Dies Natalis di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati. Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan pentingnya kejujuran terhadap kondisi ekonomi keluarga sebelum memutuskan menggelar pernikahan.

“Sudahlah, anak-anak Gen Z ini, yang sekarang mau nikah, kalau orang tuanya tidak mampu, tidak perlu memaksakan hajatan. Saya menyarankan nggak usah,” ujar Dedi.

Ia juga mengakui bahwa rencana penerbitan Surat Edaran tersebut berpotensi menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. “Saya mau bikin Surat Edaran (SE), pasti diprotes,” tambahnya.

Meski demikian, Dedi tetap optimistis langkah ini dapat menjadi awal perubahan pola pikir, terutama di tengah budaya yang masih menjadikan pesta pernikahan sebagai simbol status sosial. Ia berharap, ke depan semakin banyak pasangan muda yang berani memilih pernikahan sederhana demi kehidupan rumah tangga yang lebih sehat secara finansial.

Terkini